SEPEDA MERAH KIM
Kali pertama melihat covernya di akun jualan teman, saya langsung tertarik. Sampul buku sederhana dengan dua warna dominan, merah dan putih. Lalu, fokus saya beralih pada siapa penulis buku. Aha...ternyata, Kim Dong Hwa. Saya mengenal penulis dari Korea itu saat "mengobrak-abrik" toko buku bekas di jalan Semarang, Surabaya. Entah tahun berapa, saya lupa. Dari buku "Trilogi Warna" yang tidak semua serinya saya punya itu, saya jatuh suka. Pada gambar juga filosofi yang disisipkan dalam karyanya. Saya pikir, buku "Sepeda Merah" seri 2 ini hanya akan berkisah tentang petualangan dan keseharian seorang tukang pos. Ternyata bukan itu saja yang diceritakan Kim dalam buku 166 lembar lebih ini. Ada kisah seorang suami yang menanam bunga kesukaan almarhum istrinya. Bunga Hollyhock itu diharapkan bisa menghangatkan hati putrinya yang sangat menyayangi sang ibu. Atau, cerita seorang ayah yang menguatkan hati anak perempuannya yang memutuskan untuk mengakhir...